Chat with us, powered by LiveChat

Sejarah Perkembangan Sabung Ayam Birma Indonesia

Ayam birma indonesia

Sejarah Perkembangan Sabung Ayam Birma Indonesia – Admin s128 kembali lagi dengan ifo terupdate tentang Sejarah Perkembangan Sabung Ayam Birma Indonesia. Admin s128 akan sedikit mengorek tenta sejarah si ayam birma asal myanmar yang sangat populer di Indonesia, ayam ini memiliki keunikan tersendiri dari pola serangan yang dianggap mampu bersaing dengan ayam spesies lain. Ciri khas lain sabung ayam birma sendiri adalah tahan dengan daya serang dan kelincahan yang luar biasa,  bermain dengan gaya meranggal dan memiliki pukulan ujung dan pukulan atas yang sangat mematikan.

Perkembangan Ayam Birma di Indonesia

S128 – sabung Ayam birma mulai diminati di indonesia sejak awal-awal tahun 2011an. Saat itu mulai menggemari yang namanya ayam birma ini, dan melesatnya harga pasaran sabung ayam birma hingga puluhan juta rupiah. Akan tetapi, ketenaran ayam birma ini perlahan meredup kembali akibat masih kalah bersaing dengan ayam Bangkok. Dari struktur fisik dan tulangan di bandingkan dengan sabung ayam Bangkok, sabung ayam birma jaul lebih kecil bisa di anggap ukurannya seperti ayam lokal atau sabung ayam kampung indonesia. ukurannya kecil 5 – 6,5 sekitar berat 2,4kg – 2,9 kg, dan ada juga diatas 3Kg, namun jika punya sabung ayam ukuran 7 tulang bagus gaya tarung masih nimpuk nimpuk/mranggal khas sabung ayam burma itu bisa jadi adalah sebuah masterpiece. bisa menghasilkan body sabung ayam bangkok maen sabung ayam birma susah sekali.

S128 Sabung Ayam – Ciri sabung ayam birma secara umum yaitu, pertama, Dari segi postur tubuh hampir mirip sekali dengan sabung ayam kampung biasa. Karena sejatinya sabung ayam birma merupakan sabung ayam kampung juga di negaranya. Kedua, Berat badan sabung ayam ini sendiri biasanya kurang dari 3kg. ketiga, Jari kaklinya itu kecil dan panjang atau bisa disebut kaki merit. Keempat, Tulangan sabung ayam ini relative kecil dan agak tipis. Kelima, Jenis bulunya sendiri sangat berbeda dengan sabung ayam thailand yang biasanya warna dominannya merah hitam, kuning merah, dsb, sedangkan sabung ayam birma ini sendiri biasanya memiliki warna campuran seperti merah, abu-abu, serta widu. Keenam, Gaya bertarung dari sabung ayam ini pranggal, gaya menghindar saat diadu biasanya dengan ngolong, mutar-mutar, serta jaga jarak, tapi kelemahan dari ayam ini mempunyai tulang yang tipis sehingga saat diadu dengan waktu yang lama biasanya sabung ayam ini akan lari karena tidak kuat dipukuli lawannya.

Tetapi seiring berkembangnya pemikiran para breeder sabung ayam di indonesia, sabung ayam birma menjadi sabung ayam terpopuler untuk disilangkan dengan trah sabung ayam lain seperti, Saigon, BK, dan lainnya. Dengan kawin silang ini bisa mengabungkan sifat genetik dari ayam, seperti ukuran, teknik, pukulan dan mental. Untuk saat ini, harga sabung ayam silangan lumayan tinggi, semakin banyak tipe-tipe ayam silangan baru dan popular. Misalnya, “Magon” murupakan hasil dari silangan sabung ayam birma dan Saigon, selanjutnya ada juga ayam Bangkok “Pakhoy”, Ayam bangkok pakhoy yang bagus adalah hasil perkawinan dari ayam aduan pilihan dari 4 jenis. Adapun ayam bangkok pakhoy yang asli merupakan hasil perkawinan 4darah ayam aduan. Ayam bangkok pakhoy impor rata-rata memiliki cirihas lebih bagus, karena masih ori dari silangan 4 darah dan berbeda dengan sabung ayam bangkok pakhoy local yang sedikit lebih lambah gerakan/tehniknya. Sabung Ayam pakhoy saat ini menduduki Rank sabung ayam aduan yang paling digemari dan hangat dibicarakan.