Chat with us, powered by LiveChat

Harga Ayam Jago Ini Rp 35 Juta, Ini Rahasia Sang Pemilik

Harga Ayam Jago Ini Rp 35 Juta, Ini Rahasia Sang Pemilik – Harga Ayam Jago Ini Rp 35 Juta, Ini Rahasia Sang Pemilik SW, Performa ayam jago, baik dalam kualitas dan gaya pukulan Drogaba dan Brimbo junior selalu menjadi momok bagi penantang ayam jago lainya. Meski tergolong pendatang baru yng berusian 2 tahun, kedua ayam jago ini sering memukau penonton dengan dengan tajinya sebagai sang juara. Karena itu lah Drogba dan Brimbo Junior selalu di tawar dengan harga yang fantastis oleh pengunjung dengan nila puluhan jutaan rupiah bakan sampai sekarang.

Ayam laga – Sang pemilik dari 2 ayam jago ini (Drogba dan Brimbo) berinisial SW ini mengatakan, nilai jual ayam jago saya tinggi sampai puluhan juta karena faktor kemenangan yang selalu mendominasi setiap pertandingan. ayam jago saya si Drogba pernah di tawar seharga Rp 30 juta (tiga puluh juta) sedangkan si Brimbo Junior di tawar dengan harga Rp 25 juta (dua puluh lima juta). Sampai sekarang masih tetap ada yang menawarkan harga harga yang tidak saya duga nominalnya, ujar nya. Tidak heran banyak kemenangan yang di kantongi ayam jago ini di ajang eksibisi di banua ini.

Laga AyamSementara Brimbo Junior yang punya kelebihan yang menjadi kebanggaan SW dimana pernah menjuarai kontes juara ayam jago yang di beli di Thailand ronde kedua, ujar nya. Apalagi kedua ayam ini merupakan keturunan pacak (sebutan bagi ayah ayam) yang pernah mengguling ayam termahal dengan harga Rp 150 juta di yogyakarta 4 tahun silam. SW menmenjelaskan Drogba dan Brimbo Junior punya teknik kelebihan pukulan yang sempurna dan punya gaya  laga ayam jago yang terbilang terlihat seperti kedua ayam jago ini memliki IQ yang lebihi ayam-ayam jago pada umum nya, terlihat dari tebasan tebesan yang di lancarkan oleh Bimbo Junior.

Apalagi keduanya silangan dari ayam jago Vietnam dan Myanmar. Bukan ayam jago asal Bangkok. Kemungkinan besar bisa mengatasi lawan berbagai jenis ayam, sebut dia. Lalu kenapa tidak dijual, SW menjelaskan, dalam memelihara ayam aduan dia tidak pernah berpikir soal bisnis. Saya ini orang yang hobi memelihara ayam jago, soal materi tidak bisa mengalahkan hobi,  kata SW. SW mengaku dia mulai memiliki hobi memelihara ayam jago terutama ayam jago  sejak 2008 lalu. Soalnya keluarga keturunannya juga memiliki hobi yang sama. Mungkin hobi dari keturunan juga ya, soalnya memiliki ayam jago ini jadi banyak teman dan keluarga, kata dia. Tidak hanya Drogba dan Brimbo Junior saja, SW bahkan memiliki ratusan lebih ayam jago lainnya untuk diternakkan. Saya memiliki flasma ayam jago di sejumlah tempat yakni di Banjarmasin, HST, Tabalong dan di Depok.

Dari sejumlah plasma inilah nanti muncul bibit-bibit ayam jago yang berkualitas,” ujar dia. SW pun mengaku pernah memiliki bibit ayam jago yang berpotensi. Bahkan sudah ditawar hingga Rp 25 juta oleh penyuka ayam jago lainnya di luar daerah. Tidak saya jual, sayang satu minggu kemudian ayam itu mati mendadak. Saya tidak menyesal sebab masih banyak bibit lain yang bisa diorbitkan,” kata pengembang perumahan di Banua ini. Untuk mendapatkan ayam jago berkualitas kata SW selain harus keturunan juga juga pemeliharaan yang perlu diperhatikan. Dari ratusan ayam jago yang dia miliki, pemeliharaan yang paling utama. Untuk satu ayam jago diperlukan biaya perawatan paling tidak Rp 200 ribu perbulan untuk satu ekor ayam jago berkualitas aduan. Ayam jago pun harus rajin dijemur setiap pagi. Suplemen pun harus rutin diberikan serta perawatan dan kesehatan juga harus dijaga,” kata bapak lima anak.